TVRINews, Gorontalo
Komunitas Ekspor Gorontalo bersama CV Nature Birkah kembali melepas ekspor arang briket berbahan baku batok kelapa menuju Arab Saudi. Prosesi pelepasan yang turut dihadiri perwakilan BUMN, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, serta para pelaku usaha ini menjadi momentum penting bagi UMKM lokal untuk semakin percaya diri masuk ke pasar global.
Ketua Komunitas Ekspor Gorontalo, Sumitro Lopuo, menyebut kegiatan ini merupakan pelepasan ekspor seremonial pertama sejak komunitas tersebut berdiri pada 2025. Menurutnya, komunitas berkomitmen mendampingi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar ekspor.
“Kami tidak hanya mendampingi UMKM, tetapi juga membangun kerja sama dengan berbagai lembaga dan BUMN agar pelaku usaha memahami proses ekspor, mulai dari legalitas, kualitas produk, hingga kapasitas produksi,” kata Sumitro.
Sementara itu, Direktur CV Nature Birkah, Lizard Lawani, mengungkapkan ekspor arang briket yang mereka jalankan telah berlangsung sejak 2021. Hingga kini, pihaknya tercatat melakukan lebih dari 30 kali pengiriman ke Arab Saudi.
“Aktivitas ekspor sempat terkendala situasi geopolitik di Timur Tengah. Namun kini sudah kembali berjalan, dan kami memanfaatkan jalur alternatif melalui Pelabuhan Jeddah,” jelas Lizard.
Ia menambahkan, permintaan dari pembeli (buyer) di Arab Saudi mencapai dua kontainer per bulan. Sementara itu, pasokan bahan baku dari Gorontalo mampu mencapai sepuluh kontainer setiap bulan, yang kemudian disuplai ke pabrik mitra di Pulau Jawa.
“Potensi bahan baku di Gorontalo sangat besar. Ini membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi petani serta pengumpul batok kelapa,” tambahnya.
Aktivitas ekspor ini dinilai memberi dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat. Selain mendorong penyerapan tenaga kerja lokal, kegiatan tersebut turut memperkuat rantai pasok bahan baku dari berbagai daerah, mulai dari Gorontalo hingga Bolaang Mongondow Selatan.
buatlah Short Description, Meta Keyword, Meta Description, Tags, Kategori berita, seo










