TVRINews, Gorontalo
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Gorontalo mengevakuasi tiga nelayan asal Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di perairan.
Ketiga nelayan tersebut diketahui bernama Candri Awir, Ansar Candri, dan Adri Taksim. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Pulau Taliabu yang dilaporkan hanyut setelah perahu yang mereka gunakan untuk melaut terhempas ombak.
Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol. Devy Firmansyah, mengatakan ketiga nelayan tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.
Setelah dievakuasi, ketiganya sempat dibawa ke Rumah SakitAloei Saboe, Kota Gorontalo, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah kondisi mereka dinyatakan baik, ketiga nelayan tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan keluarga yang berada di Gorontalo.
Sebagai bentuk kepedulian, proses kepulangan ketiga nelayan ke Kabupaten Pulau Taliabu turut difasilitasi oleh anggota DPRD Maluku Utara bersama pihak keluarga. Ketiganya direncanakan kembali ke Taliabu menggunakan kapal Tol Laut.
Sementara itu, perahu milik para nelayan yang mengalami kerusakan saat kejadian juga akan difasilitasi untuk dikembalikan ke Taliabu secara bersamaan.
Kombes Pol. Devy Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan ketiga nelayan tersebut. Mulai dari nelayan Desa Motinelo yang pertama kali menemukan korban, personel Polsek Bone Raya, tenaga medis, hingga pihak keluarga yang memberikan respons cepat.
Untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, Ditpolairud Polda Gorontalo mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
Nelayan juga diminta mengecek prakiraan cuaca sebelum melaut, menggunakan perlengkapan keselamatan diri, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengalami kondisi darurat di laut.









