TVRINews, Gorontalo
Pemanfaatan serat alam dikembangkan sebagai alternatif untuk mengurangi paparan panas matahari pada bangunan. Melalui konsep green curtain, material alami seperti serat ijuk aren, sabut kelapa, dan eceng gondok dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan bangunan yang lebih sejuk dan nyaman.
"Inovasi ini mencakup konsep green curtain, green canopy, dan green roof yang dirancang untuk mengurangi paparan panas matahari pada bangunan," kata Ketua peneliti, Prof. Dr. rer. nat. Mohamad Jahja, dikutip Kamis, 15 Oktober 2026.
Konsep green curtain menggunakan material alami sebagai tirai pelindung bangunan. Selain membantu mengurangi panas, inovasi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan berbasis plastik serta mendukung upaya penurunan emisi karbon di sektor bangunan.
Pengembangan inovasi tersebut juga mendapat pendampingan dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Provinsi Gorontalo, Tity Iriani Datau, menyampaikan bahwa pemerintah daerah turut memfasilitasi pengembangan inovasi agar hasil penelitian dapat diterapkan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pemanfaatan serat ijuk aren dan material alami lainnya diharapkan menjadi alternatif dalam menciptakan bangunan yang lebih sejuk dan nyaman. Inovasi ini sekaligus mendorong penggunaan material ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan pada plastik.










