TVRINews, Boalemo
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo mencatat dua kecamatan berpotensi mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang mulai melanda wilayah tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiagakan satu unit truk tangki air untuk menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boalemo, Roslina Karim mengatakan wilayah yang berpotensi terdampak berada di Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Dulupi.
Menurutnya, meski cuaca panas ekstrem belum menimbulkan dampak yang signifikan, sejumlah desa di kedua kecamatan tersebut diperkirakan akan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Boalemo telahmenyiapkan satu unit truk tangki air yang akan digunakanuntuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak. Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan berbagaiinstansi, termasuk TNI dan Polri, guna memperkuatkesiapsiagaan dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Roslina menjelaskan, sinergi antarinstansi diharapkan dapatmemperlancar proses penyaluran air bersih kepadamasyarakat, khususnya di Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Dulupi apabila kebutuhan distribusi meningkat.
BPBD Kabupaten Boalemo berharap cuaca panas ekstremtidak berlangsung dalam waktu yang lama sehingga tidakmenimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Warga juga diimbau untuk menggunakan air bersih secarabijak dan hemat guna mengantisipasi potensi kekurangan air selama musim kemarau.










